Pro Kontra Douglas Costa Di Munchen

Pro Kontra Douglas Costa Di Munchen

Pro Kontra Douglas Costa Di Munchen. Douglas Costa ada masalah untuk tampil mengesankan di bawah asuhan Hansi Flick. Dan dia tidak dapat tinggal di Jerman lantaran tak lumayan meyakinkan Bayern Munchen untuk mengontraknya secara permanen.

Bayern Munchen menampik untuk mengontrak Douglas Costa secara permanen menyusul jaman peminjamannya. Berasal dari Juventus yang mengecewakan sepanjang musim 2020/2021 ini dan bahkan dia udah tidak bermain sejak pertengahan Februari lalu.

Pemain internasional Brasil itu di kontrak sepanjang satu musim bersama dengan status utang. Berasal dari juara Italia tapi ada masalah memperlihatkan diri nya di skuad asuhan Hansi Flick, cuma mencetak satu gol di dalam 11 penampilannya di Liga Jerman sejauh ini.

Bahkan pemain berusia 30 th. itu udah tidak bermain bagi klub sejak lebih berasal dari sebulan yang lalu. Usai mengalami cedera kaki dan banyak laporan yang menjelaskan dia kemungkinan mampu absen sampai akhir musim ini.

Pro Kontra Douglas Costa Di Munchen

Pro Kontra Douglas Costa Di Munchen - Pro Kontra Douglas Costa Di Munchen

Ini kelanjutannya memicu Bayern Munchen tak tertarik untuk memulangkan Douglas Costa bersama dengan kontrak permanen, yang ini berarti Juventus wajib bekerja keras mencari klub baru bagi winger Brasil yang memang tak masuk di dalam konsep Andrea Pirlo di Turin tersebut.

Setelah sulit bersaing bersama dengan para pemain sayap Die Roten lain seperti Kingsley Coman, Serge Gnabry dan Leroy Sane. Pemain Brasil ini secara luas di perkirakan dapat ubah berasal dari Juventus ke tim lain, entah apakah itu di dalam kesepakatan permanen atau utang lainnya.

Gremio, di negara asalnya, adalah salah satu destinasi potensial yang di perdebatkan, tapi Bianconeri dapat tahu bahwa bersama dengan kontrak Douglas Costa dapat berakhir terhadap musim panas 2021, mereka dapat menghadapi dilema untuk menjualnya bersama dengan harga semurah kemungkinan atau meminjamkannya sampai kontraknya berakhir.

Baru satu gol dan satu assist dibuat dari total 20 penampilan di seluruh ajang. Padahal di periode sebelumnya, ia tampil sangat baik.

Di musim 2015/2016, ia membukukan tujuh gol dan 18 assist dari 43 penampilan. Sementara pada musim keduanya sebelum pindah ke Juventus, ia mencetak tujuh gol dan mengukir sembilan assist dari 34 laga.